TUGAS PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
TENTANG
TEKNOLOGI KOMUNIKASI
DISUSUN OLEH
WINDA AULIA RAHMI (14 205 118)
DOSEN
PEMBIMBING
KEUKEU.R
PROGRAM
STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA JURUSAN
SYARIAH
SEKOLAH TINGGI AGAMA
ISLAM NEGRI (STAIN)
BATUSANGKAR
2014
KATA PENGANTAR
Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha
penyayang, segala puji penulis ucapkan kehadirat- Nya yang telah memberikan
petunjuk dan hidayah-Nya sehingga makalah ini dapat penulis selesaikan.
Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas Pengantar
Teknologi Informasi dengan judul Teknologi Komunikasi dan untuk menambah
pemahaman penulis dalam materi “cara membuat makalah yang baik dan benar”.
Dalam penulisan makalah ini, penulis mengucapkan
terima kasih kepada semua pihak, terutama kepada dosen pembimbing yang telah
memberikan bimbingan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan
makalah ini dengan baik.
Apabila dalam makalah ini terdapat kesalahan dan
kekurangan, penulis mengharapkan saran dan kritikan yang mendidik untuk
penyempurnaannya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan
bernilai pahala disisi Allah swt.Amin.
Batusangkar, September 2014
Penulis
Batusangkar, September 2014
Penulis
DAFTAR
ISI
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang ………………………………………………………..… 1
B.
Rumusan Masalah ……………………………………………………..... 1
C.
Tujuan ……………………………………………………………….…. 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Definisi Teknologi Komunikasi Menurut Para Ahli………………….....….. 2
B. Sejarah Perkembangan Teknologi Komunikasi ………………………...... 4
C. Kompetensi Pengelola di Bidang TIK ………………………………..…. 5
D. Ruang Teknologi Komunikasi Dalam Masyarakat ………………….....…. 6
E. Penerapan Teknologi Komunikasi …………………………………...….. 9
F. Pelaku Teknologi Komunikasi ……………………………………...…… 11
G. Penerapan dari Teknologi Komunikasi oleh Masyarakat …………....…… 12
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan …………………………………………………………… 15
B. Saran …………………………………………………………………. 16
DAFTAR PUSTAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Teknologi
Komunikasi adalah peralatan perangkat keras (hardware) dalam sebuah struktur
organisasi yang mengandung nilai-nilai social yang memungkinkan setiap individu
mengumpulkan, memproses dan salaing tukar menukar informasi dengan
individu-individu lainnya.
B. Rumusan Masalah
Apa pengertian dari Teknologi Komunikasi menurut
Para Ahli
Apa sejarah dari Teknologi Komunikasi
Apa saja Ruang teknologi komunikasi dalam masyarakat
Apa saja Penerapan Teknologi Komunikasi
C. Tujuan Penulisan
Supaya penulis dan mahasiswa yang
membaca makalah ini dapat memahami makna dari pengambilan keputusan ini:
1.
Untuk mengetahui pengertian dan sejarah teknologi komunikasi
2.
Untuk mengetahui penerapan teknologi komunikasi
3.
Untuk mengetahui pemakai teknologi komunikasi
BAB II
PENDAHULUAN
A. DEFINISI TEKNOLOGI KOMUNIKASI MENURUT
PARA AHLI
1. Carl I. Hovland
Teknologi Komunikasi adalah suatu proses yang
memungkinkan seseorang menyampaikan rangsangan (biasanya dengan menggunakan
lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain.
2. New Comb
Teknologi Komunikasi adalah transmisi informasi yang
terdiri dari rangsangan diskriminatif dari sumber kepada penerima.
3. Bernard Barelson
& Garry A. Steiner
Teknologi Komunikasi adalah proses transmisi
informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan
simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka, dsb.
4. Colin Cherry
Teknologi Komunikasi adalah proses dimana pihak-pihak
saling menggunakan informasi dengan untuk mencapai tujuan bersama dan
komunikasi merupakan kaitan hubungan yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan
dan pembangkitan balasannya.
5. Hovland, Janis
dan Kelley
Teknologi Komunikasi merupakan proses individu
mengirim rangsangan (stimulus) yang biasanya dalam bentuk verbal untuk mengubah
tingkah laku orang lain. Pada definisi ini mereka menganggap komunikasi sebagai
suatu proses.
6. Louis Forsdale
Menurut Forsdale (1981), ahli komunikasi dan
pendidikan “communication is the process by which a system is established,
maintained and altered by means of shared signals that operate according to
rules”. Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu sistem dibentuk,
dipelihara, dan diubah dengan tujuan bahwa sinyal-sinyal yang dikirimkan dan
diterima dilakukan sesuai dengan aturan.
Teknologi Komunikasi secara umum adalah peralatan perangkat keras(hardware) dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai social yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses dan saling tukar menukar informasi dengan individu-individu lain.
Teknologi komunikasi
secara bahasa adalah teknologi elektronika yang
mampu mendukung percepatan dan meningkatkan kwalitas komunikasi (informasi)
serta arus percepatan komunikasi (informasi) tidak mungkin lagi dibatasi oleh
ruang dan waktu.
B. Sejarah Perkembangan Teknologi Komunikasi
1. Masa Prasejarah
Pada masa prasejarah manusia telah menggunakan dan
mengembangkan berbagai bentuk komunikasi dan informasi. Manusia mencoba
menggunakan teknologi komunikasi berupa gambar yang menceritakan pengalaman
kegiatan berburu pada dinding-dinding gua, menggunakan isyarat berupa bunyi
untuk berkomunikasi dengan sesama dengan menggunakan genderang, terompet, api
dan asap untuk menyampaikan pesan jarak jauh. Contoh karakter huruf yang
digunakan pada masa ini adalah piktograf dan hierogliph.
2. Masa Sejarah
Penemuan kertas oleh bangsa Cina menjadi tanda
perkembangan bahasa tulis dan cikal bakal kertas saat ini. Pada masa ini,
kertas terbuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci kemudian
diratakan dan dikeringkan. Dengan ditemukannya kertas, muncul teknologi
percetakan dengan menggunakan balok kayu yang dilumuri tinta dan dicapkan pada
kertas.
3. Masa Modern
Beberapa teknologi komunikasi yang digunakan adalah
- Mesin Cetak (1455)
Pada tahun 1455, Johann Guttenberg menciptakan mesin
cetak pertama menggunakan pelat huruf yang terbuat dari besi. Pelat tersebut
dapat diganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
- Telegraf dan Kode Morse (1837)
Pada tahun 1837, diciptakan mesin telegraf dan kode
morse oleh Samuel Morse bersama dua kawannya, yaitu Sir William Cook dan Sir Charles
Wheatstone. Mereka berhasil mengirimkan berita melalui kabel dengan kode Morse (denyut listrik) di antara dua
tempat yang letaknya berjauhan.
- Pesawat Telepon dan Fotografi (1877)
Berdasar pada teknologi telegraf, pada tahun 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan secara umum
untuk kali pertama. Pada masa ini, ditemukan pula fotografi dengan kecepatan tinggi oleh Edward Maybridge.
- Program E-mail (1972)
Ray Tomlison pertama kali menciptakan program e-mail
yaitu pengiriman pesan teks atau surat secara elektronik lewat internet.
- Internet (1973 - 1990)
Istilah internet diperkenalkan dalam sebuah karya
tulis mengenai TCP/IP(Transmission Control
Protocol/Internet Protocol). Kemudian dilanjutkan dengan dilakukan
pengembangan protocol jaringan.
C. Kompetensi Pengelola di
Bidang TIK
Kompetensi teknis yang terdiri dari aspek pengetahuan dan aspek
keterampilan dapat diukur melalui beberapa indikator. Aspek pengetahuan diukur
dengan indikator-indikator yaitu
1)
tingkat pendidikan formal;
2)
pelatihan teknis yang pernah diikuti;
3)
kemampuan menguasai pekerjaan.
Sedangkan aspek keterampilan
diukur dengan indikator-indikator:
1)
petunjuk teknis pekerjaan; dan
2)
ketelitian dalam menyelesaikan pekerjaan.
Pendidikan formal merupakan dasar utama dalam memperoleh
pengetahuan umum dan keterampilan,
meskipun pendidikan non formal seperti
pelatihan dan kursus juga mampu meningkatkan
pengetahuan, keterampilan, profesionalitas, produktivitas serta daya saing.
Demikian halnya dengan pendidikan non formal, dimana hanya satu
pengelola yang pernah mengikuti kursus komputer. Umumnya mereka memperoleh
pengetahuan mengenai komputer melalui pembelajaran mandiri secara otodidak
serta dari buku-buku. Dari aspek
penguasaan komputer dan aplikasi, para pengelola lebih berpengalaman
menggunakan sistem operasi Windows beserta aplikasi pendukungnya, namun
pengetahuan dalam mengoperasikan system operasi berbasis open source
terlihat sangat minim.
Rendahnya tingkat pemahaman akan system operasi Linux tentunya
dapat menggambarkan mengapa umumnya sistem operasi komputer di suatu perusahaan
telah diubah dari Linux ke Windows.
Disamping itu pengetahuan pengelola dalam aspek teknis perangkat keras (hardware)
komputer serta penanganan masalah dalam komputer juga masih cukup rendah,
kebanyakan dari mereka tidak memahami fungsi-fungsi perangkat keras komputer,
terlebih lagi dalam hal mendiagnosa dan memperbaiki atau mengganti perangkat
yang rusak. Sehingga ketika terjadi kegagalan dan kerusakan pada perangkat
pengelola umumnya berkonsultasi dengan teknisi.
D. Ruang Teknologi Komunikasi Dalam Masyarakat
Teknologi komunikasi telah berkembang sehingga tidak ada
masyarakat modern yang mampu bertahan tanpa komunikasi. Konsep ini yang mendasari
bahwa manusia memiliki kebutuhan berinteraksi sosial. Komunikasi yang
bersinggungan dengan kehidupan berbudaya dalam arti yang seluas-luasnya
(termasuk lintas budaya) terjadi dalam beragam wujud dan bentuk. Perkembangan
teknologi turut memberikan arti yang sangat penting dalam bidang komunikasi dan
interaksi sosial dapat berlangsung dan tercipta tanpa adanya batasan ruang dan
waktu. Peran komunikasi sebagai penggerak interaksi sosial dalam masyarakat
dapat terus berkembang dalam setiap aspek kehidupan masyarakat yang bertujuan
untuk memenuhi kepentingan dan kebutuhan individu maupun kelompok.
Perkembangan teknologi komunikasi tidak dapat dilepaskan
dari suatu konteks perubahan masyarakat dalam arti luas. Perluasan teknologi
komunikasi memiliki posisi disetiap ilmu interdisiplin dan saling berkaitan
dalam hal perkembangan ilmu-ilmu khususnya sebagai sarana pemahaman dan
penyebaran ilmu agar dapat dipahami masyarakat secara rinci dan jelas.
Teknologi komunikasi dilihat sebagai keberadaannya yang unik dan objektif
mengalami perkembangan demi kebutuhan manusia dari segi pemanfaatan teknologi
komunikasi itu sendiri.
1. Teknologi Komunikasi Dan Budaya
Kebutuhan manusia dalam usahanya memahami perbedaan
budaya kini dinilai esensial. Masyarakat hidup dalam keragaman budaya, antar
geografis dan lintas budaya. Teknologi komunikasi baru memberikan pilihan
kemudahan dalam memindahkan informasi antar lintas negara baik itu geografis,
sosial dan psikologis. Masyarakat dituntut untuk mengenal dan mengetahui
teknologi komunikasi agar membawa dampak efektif. Teknologi semakin membawa
dunia semakin dekat sehingga disebut sebagai global village dimana
teknologi membawa masyarakat untuk berkomunikasi untuk lebih dekat dengan
kebudayaan lain dan tidak terpaku dengan kebudayaan sendiri.
Teknologi komunikasi merupakan perkembangan teknis yang
mengubah, memajukan dan mempercepat proses kerja komunikasi. Perkembangan yang
terjadi mengubah cara kerja komunikator, cara kerja pengiriman pesan, cara
kerja dari media, cara penerima pesan menerima pesan itu sendiri dan cara
pengembalian feedback atau dampak. Dilihat dari relasi masyarakat secara
sosial dan budaya maka perkembangan teknologi komunikasi mengajarkan manusia
dalam suatu generasi untuk siap sedia dalam mempelajari cara dan kegunaan
teknologi dan dalam mempelajari kebudayaan lain sehingga menghindari dampak
gegar budaya.
2. Teknologi Komunikasi Dan Pendidikan
Perkembangan teknologi dalam bidang komunikasi telah
memberikan pengaruh terhadap lini bidang pendidikan khususnya dalam proses
pembelajaran. Pengaruh ini berdampak adanya pergeseran terhadap proses
pembelajaran itu sendiri. Komunikasi sebagai media pendidikan direalisasikan
dengan menggunakan alat-alat komunikasi seperti komputer, internet, e-mail dan alat komunikasi teknologi digital lainnya. Interaksi tidak
hanya dilakukan melalui tatap muka, namun dengan adanya pemanfaatan dari
teknologi komunikasi. Pengajar dapat memberikan layanan informasi tanpa harus
berhadapan langsung dan sebaliknya penimba pendidikan dapat memperoleh
informasi dalam lingkup yang luas, tidak hanya dari pengajar, namun juga dari
sumber-sumber lain yang valid dan dapat dipercaya. Perkembangan teknologi
komunikasi dalam lini pendidikan berdampak dengan maraknya pendidikan virtual
atau e-learning yaitu
suatu metode pembelajaran dengan menggunakan teknologi komunikasi dan informasi
internet.
E-learning
merupakan satu penggunan teknologi internet dalam penyampaian pembelajaran
dalam jangkauan yang sangat luas berdasarkan kriteria, sebagai berikut:
- merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi pembelajaran atau informasi
- pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui komputer dengan menggunakan teknologi internet
- memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran di balik paradigma pembelajaran tradisional
E.
Penerapan Teknologi Komunikasi
1.
Proses Penerapan Teknologi
Komunikasi
a.
Tahapan
Iniasiasi
Tahapan
Inisiasi, yaitu usaha untuk mengumpulkan informasi tentang teknologi
komunikasi, memahami dengan seksama dan merencanakan untuk membuat
pengadopsian. Tahap ini mempunyai dua tingkat
1.
Tingkatan
Agenda Setting munculnya
ide untuk mengadopsi teknologi komunikasi.
2. Tingkatan Matching kecocokan teknologi komunikasi
dengan kebutuhan dan kemampuan untuk mengadopsi.
b.
Tahapan
Implementasi
Tahapan Implementasi, yaitu seluruh
kegiatan dan aktifitas yang dilakukan untuk menggunakan teknologi komunikasi
yang diinginkan
1. Tingkatan Redefining
Yaitu mengatur, menyusun dan
memodifikasi struktur lembaga/ mentalitas dan kebiasaan individu untuk
keperluan teknologi komunikasi.
2. Tingkatan Clarifying
Yaitu
meyakinkan pada anggota baru atau individu tentang seluk beluk teknologi
komunikasi yang dimaksud.
3. Tingkatan Routinizing
Yaitu teknologi komunikasi sudah
diketahui secara jelas dan sudah menjadi bagian dari infrastruktur dari
organisasi ataupun sebagai pelengkap dalam kehidupan sehari-hari.
Implementasi teknologi komunikasi
memaksa individu untuk melakukan suatu adaptasi agar dapat melewati prosesnya
dengan baik.Adaptasi tersebut adalah penyesuaian nilai-nilai yang dibawa
teknologi komunikasi dengan kondisi sosio-kultural dimana individu tersebut
tinggal.
2.
Proses Tentang Penerapan Teknologi
Komunikasi
Suatu organisasi/lembaga pengguna teknologi
komunikasi memandang penerapan teknologi komunikasi sebagai :
a. Manajemen Sistem
Yaitu
merupakan upaya / usaha untuk mengoptimalkan hasil dari suatu system
organisasi,perubahan yang dianggap sebagai suatu proses yang turun dari atas ke
atas
b. Proses Birokrasi
Yaitu
merupakan usaha untuk mengubah kebijakan suatu lembaga, berdasarkan persepsi
(opini/pendapat) manajemen puncak. Dan perubahan ditentukan pembuat dan
pengambil keputusan.
c. Pengembangan Organisasi
Yaitu
merupakan usaha untuk memenuhi keinginan /harapan individu dan komunitas yang muncul/timbul akibat adanya
dorongan untuk meningkatkan partisipasinya.
d. Proses Tawar Menawar
Yaitu
merupakan hasil proses tawar menawar yang pada akhirnya akan menghasilkan jalan
keluar yang kompromi
Perspektif tentang penerapan
teknologi komunikasi adalah :
1) Teknosentrik, pada bagian ini memandang
bagaimana teknologi mengubah masyarakat. terciptanya suatu perubahan dan
dianggap sebagai faktor yang dominan yang focus terhadap kapasitas dan
tersedianya teknologi.
2) Sosiosentrik, yaitu Bagaimana lingkungan yang ada
menciptakan teknologi, dimana teknologi
ada karena kebutuhan sosial.focus pada situasi social yang terdapat pada sebuah
lemabaga / organisasi . contoh: isu isu social dan perubahan social.
3) Konflik yaitu dimana teknologi dapat muncul
karena konflik kepentingan atau kebijakan politik. tertuju pada proses
pengambilan keputusan . misalnya : untuk menyelesaikan suatu konflik dibutuhkan
penyelesaian dengan cara politik. Contoh : TV Digital.
4) Desain Sistem. Dari tiga sistem yang telah ada
dapat mengubah kebiasaan masyarakat, karena dari tiga sistem tersebut dapat
menciptakan teknologi baru.tertuju mulai dari teknologi, social , budaya dan
politik, yang dikenal dengan sebutan “Siklus Kehidupan Sistem”.
F.
Pelaku Teknologi Komunikasi
1. Pemakai
Pemakai yang disebut User dalam sebuah computer, pemakai membutuhkan penyaluran dan penyampaian informasi yang membutuhkannya.Semakin lama semakin meningkat dalam jenis serta volumenya.
Pemakai yang disebut User dalam sebuah computer, pemakai membutuhkan penyaluran dan penyampaian informasi yang membutuhkannya.Semakin lama semakin meningkat dalam jenis serta volumenya.
2. Perusahaan
penyedia jasa telekomunikasi
Perusahaan penyedia jasa telekomunikasi: pemberi jasa telekomunikasi dengan kualitas dan harga yang pantas dan bertanggung jawab dalam penyampaian yang efisien,cepat dan relatif murah.Contoh : Warung Telekomunikasi (Wartel)
Perusahaan penyedia jasa telekomunikasi: pemberi jasa telekomunikasi dengan kualitas dan harga yang pantas dan bertanggung jawab dalam penyampaian yang efisien,cepat dan relatif murah.Contoh : Warung Telekomunikasi (Wartel)
3.
Produsen peralatan komunikasi
Produsen Peralatan komunikasi : perusahaan yang menghasilkan peralatan komunikasi dengan kualitas yang baik serta dapat memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat dan bervariasi.
Produsen Peralatan komunikasi : perusahaan yang menghasilkan peralatan komunikasi dengan kualitas yang baik serta dapat memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat dan bervariasi.
4.
Badan pengatur
Pengkoordinir seluruh kegiatan komunikasi dari segi ekonomis dan teknis dalam mengadakan peraturan, standar, harga patokan dan lain-lain. Mengeluarkan peraturan dan persyaratan yang standar pelaksanaannya berdasarkan pengalaman, tingkat teknologi yang ada, perkiraan perkembangan teknologi yang dicapai oleh industri, sehingga kebutuhan dapat terpenuhi dengan ongkos yang murah.
Implikasi dan perkembangan teknologi komunikasi interaktif tergantung pada individu yang terlibat dalam komunikasi interaktif.Dengan adanya komunikasi interaktif setiap individu dapat mengontrol dan memilih setiap informasi yang diterimanya, serta dapat menyampaikan informasi ke siapapun yang diinginkannya.
Pengkoordinir seluruh kegiatan komunikasi dari segi ekonomis dan teknis dalam mengadakan peraturan, standar, harga patokan dan lain-lain. Mengeluarkan peraturan dan persyaratan yang standar pelaksanaannya berdasarkan pengalaman, tingkat teknologi yang ada, perkiraan perkembangan teknologi yang dicapai oleh industri, sehingga kebutuhan dapat terpenuhi dengan ongkos yang murah.
Implikasi dan perkembangan teknologi komunikasi interaktif tergantung pada individu yang terlibat dalam komunikasi interaktif.Dengan adanya komunikasi interaktif setiap individu dapat mengontrol dan memilih setiap informasi yang diterimanya, serta dapat menyampaikan informasi ke siapapun yang diinginkannya.
G.
Penerapan dari Teknologi Komunikasi
oleh Masyarakat
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi Implementasi Teknologi komunikasi berhasil, bahkan cepat berkembangnya teknologi komunikasi tertera di masyarakat dan menjadi kebutuhan mereka.Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktifitas yang dibutukan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya.Teknologi Informasi dan Komunikasi yang perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam segala aktivitasnya.Seperti kegiatan belajar berjaringan memerlukan dukungan teknologi informasi dan komunikasi.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi Implementasi Teknologi komunikasi berhasil, bahkan cepat berkembangnya teknologi komunikasi tertera di masyarakat dan menjadi kebutuhan mereka.Peningkatan kualitas hidup semakin menuntut manusia untuk melakukan berbagai aktifitas yang dibutukan dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimilikinya.Teknologi Informasi dan Komunikasi yang perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk menggunakannya dalam segala aktivitasnya.Seperti kegiatan belajar berjaringan memerlukan dukungan teknologi informasi dan komunikasi.
Teknologi
komunikasi dan informasi sebagai suatu produk dan proses telah berkembang sedemikian
rupa sehingga mempengaruhi segenap kehidupan dalam berbagai bentuk aplikasi. Beberapa penerapan dari Teknologi Informasi
dan Komunikasi bisa dalam perusahaan, dunia bisnis, sektor perbankan,
pendidikan, dan kesehatan.
Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perusahaan Penerapan
Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan
efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu
menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan Teknologi
Informasi dan Komunikasi menyebabkan perubahan bada kebiasaan kerja. Misalnya
penerapan Enterprice Resource Planning (ERP). ERP adalah salah satu aplikasi
perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan, cara lama
kebanyakan
o Penerapan
Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis Teknologi Informasi dan
Komunikasi dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal
sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan
komunikasi internet.
o3.
Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Perbankan Dalam dunia
perbankan Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah diterapkannya transaksi
perbankan lewat internet atau dikenal dengan Internet Banking. Beberapa
transaksi yang dapat dilakukan melalui Internet Banking antara lain transfer
uang, pengecekan saldo, pemindahbukuan, pembayaran tagihan, dan informasi
rekening.
o Penerapan
Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan Teknologi pembelajaran
terus mengalami perkembangan seirng perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan
pembelajaran sehari-hari sering dijumpai kombinasi teknologi audio/data,
video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang
murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih.
Kemampuan dan karakteristik internet memungkinkan terjadinya proses belajar
mengajar jarak jauh (E-Learning) menjadi ebih efektif dan efisien sehingga
dapat diperoleh hasil yang lebih baik.
o Penerapan
Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Kesehatan Sistem berbasis kartu cerdas
(smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit
pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis
dapat mengetahui riwayat penyakit pasien. Digunakannya robot untuk membantu
proses operasi pembedahan serta penggunaan komputer hasil pencitraan tiga
dimensi untuk menunjukkan letak tumor dalam tubuh pasien.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari
uraian materi diatas dapat kita simpulkan bahwa:
1. Teknologi Komunikasi secara umum
adalah peralatan perangkat keras(hardware) dalam sebuah struktur
organisasi yang mengandung nilai-nilai social
yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses dan saling
tukar menukar informasi dengan individu-individu lain.
2.
Sejarah
Perkembangan Teknologi Komunikasi
a. Masa Prasejarah
b. Masa Sejarah
c. Masa Modern
3. Kompetensi Pengelola di
Bidang TIK, Kompetensi teknis yang
terdiri dari aspek pengetahuan dan aspek keterampilan dapat diukur melalui
beberapa indikator. Aspek pengetahuan diukur dengan indikator-indikator yaitu
1)
tingkat pendidikan formal;
2)
pelatihan teknis yang pernah diikuti;
3)
kemampuan menguasai pekerjaan.
4. Ruang
teknologi komunikasi dalam masyarakat
a. Teknologi komunikasi dan budaya
b. Teknologi komunikasi dan pendidikan
5. Penerapan teknologi komunikasi
a. Proses penerapan teknologi komunikasi
b. Proses tentang perencanaan teknologi
komunikasi
6. Pelaku Teknologi komunikasi
a. Pemakai
b. Perusahaan penyedia jasa telekomunikasi
c. Produsen peralatan komunikasi
d. Badan pengantur
7. Penerapan dari teknologi komunikasi oleh
masyarakat
B.
Saran
Makalah ini belum sempurna, karena masih
terdapat berbagai macam kesalahan dan lainnya. Maka dari itu kritik dan saran
yang mendidik dari pembaca sangat diharapkan untuk kemajuan pembuatan makalah
selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
Rogers,
E. M. 1986. Communication Technology: The New Media in Society. New
York: Free Press.kll
Nugraha,Aries Setya.2004. Teknologi
Informasi dan Komunikasi
Tanudikusumah, P. D. (1984). Citra Komunikasi.
Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar